Sabtu, 23 November 2013

MENGENAL AGRIBISNIS SAPI POTONG BAGIAN II

PERKEMBANG BIAKAN
Pemilihan induk sapi
           
Pemilihan induk sapi perlu dilakukan dengan tujuan memperoleh keturunan yang baik dengan prodoktifitas yang tinggi pula,untuk sapi pedaging purlu dilihat silsilah dan menilai dari ekteriornya serta pemeriksaan organ alat reproduksinya.

a.Melihat silsilah ternak
            Saat ini berkembang pesat tehnologi perkembangbiaakan ternak salah satunya dengan IB (Inseminasi buatan ) sehingga perkawinan sapi lokal dengan asal pejantan ungggul melaluai IB bisa dicatat dari suatu silsilah. dari tetrnak tersebut.silsilah merupakan catatan tentang asal usul pejantan dan induk dari sekor ternak.
Sifat unggul pada keturunan pertama atau Filial I,atau disingkat FI memiliki 50% genetik dari pejantan,jika F1 dikawinkan dengan pejantan Unggul lagi maka kemungkinan besar pewarisan sifat menjadi 75% pad F2 .dan  demikian seterusnya pada F3 menjadi 87,5% dan Keturunan F4 menjadi 93,75%.

b.Menilai eksterior
            Bibit ternak betina akan memberikan sifat keturunan 50% pada keturunannya. oleh karena itu pemilihan bibit juga perlu dari bagiaan luarnya,pada sapi yang pertumbuhannya besar  akan memberikan anak yang besar pula baik berat lahir maupun ukuranya.dan begitu juga pejantan yang besar maka akan memberikan kelahiran yang besar pula.

c.Memeriksa Organ reproduksi
            Ternak betina  untuk bibit atau induk selayaknya mempunyai keturunan yang baik,terutama pada proses kelahiran normal,hal ini sangat bergantung dari kondisi Organ reproduksi.tidak jarang pula ternak yang sudah dipelihara ,tidak menunjukkan adanya birahi,atau justru birahi yang terus menerus kalau sudah seperti itu maka peternak akan merugi.
            Masalah kadang timbul untuk memilih colon induk yang baik karena keterbatasan informasi seperti sulit menentukan silsilah dari ternak itu,dan pemeriksaan organ reproduksi masih sangat terbatas pada orang yang mempunyai keahlian,maka usaha yang bisa dilakukan dengan menilai ekterior dari ternak itu.sebagai gambaran  perlu kita mengetahui bagian anatomi untuk calon induk yang baik  dan untuk mengurangi resiko .
1.Amati volva atau alat kelamin sapi betina
2 Bentuk Simetris antara belahan Kiri dan kanan.
3 Rima vulvae merupakan garis tengah Vertikal yang menjadi celah masuknya alat kelamin jantan dan gun sewaktu IB
4.Perhatikan rambut tersebut
5.Untuk membuktikan sapi bunting atau tidak secara akurat dengan cara palpasi rektal


Rabu, 06 November 2013

SEKILAS MENGENAL AGRIBISNIS SAPI POTONG. BAGIAN I

MENGENAL BIBIT SAPI

1.Bangsa sapi pedaging 
Bangsa sapi yang berkembang saat ini merupakan hasil domistikasi yang telah dilakukan oleh umat manusia sejak ribuan tahun yang lalu dan bila dikelompokkan  ada tiga kelompok bangsa sapi antara lain
       
  - Bos Sondaicus atau bos Banteng,merupakan hewan liar yang ada di indonesia yang sampai saat ini masih
      dilindungi di daerah Ujung kulon  dan pangandaran,dan saat ini indentik dengan sapi Bali.
  -  Bos indicus atau sapi india ,sapi ini ditandai adanya punuk.dan saat ini kita ketahui sapi Brahman                   dan Ongole,Indobrasil,Afrikander,Nelore,Kankrej,Watussi,Gir,Zebu.
  -  Bos Taurus  atau sapi  yang berasal dari eropa ,sapi ini berkembang biak sebagai penghasil daging dan           susu mempunyai tubuh yang besar dan tidak berpunuk.antara lain sapiHereford,Scotch highland,Brown         Swiss,Aberdeen Angus,Charolais,Santa Getradis,Shorthorn,Chianina, dll.

2.Sapi Unggul lokal 

Sapi Bali
 ciri ciri sapi bali pada umumnya badan relatif kecil tidak berpunuk pola warna khas badan coklat ,warna putih terdapat di bagian moncong kaki depan kaki belakang  serta kedua pantat kanan dan kiri .yang jantan warna lebih tua dan bertanduk.pemeliharan secara tradisional  dengan brerat badan mencapai rata rata 335 kg dengan pertumbuhan BB 0.66 kg /hari dengan prosentase karkas 56,6  ppersen dan sapi ini daya tahan hidup yang baik.

Peranakan ongole(PO)
Termasuk sapi india  yang di tandai adanya punuk pertama kali di kembangkan di Pulau Sumba(Sumba ongole) ciri kas dari sapi ini  punuk besar ,kulit longgar,telinga panjang,banyak lipatan di bawah kulit dan leher ,teperamen tenang mata besar ,tanduk pendek,untuk yang betina tanduk lebih panjang ,warna bulu putih,dan putih kehitaman,berat mencapai 395 kg,karkas 58,8 persen.

Sapi Madura
Merupakan haasil persilangan bos sondaicus dengan b0sindicus dengan ciri khas warna coklat atau merah bata,punuk kecil,tanduk melengkung ke depan. berat mencapai 325 kg dan karkas 60 persen.

3.Sapi Unggul  Eksotik
Sapi simmental
Pertumbuhan cepat,pertumbuhan berat badab 0.9-1,2 kg sapi jantan  umur 2 tahun mencapai 800-900 kg,dan betina 700-800 kg sapi ini juga penghasil daging dan susu.

Limousin
Warna bulu seluruhnya coklat muda,kuning agak kelabu kisaran warna gelap dan hitam cocok di daerah curah hujan tinggi dan iklim sedang,Pertumbuhan cepat Pertumbuhan BB/Hari 1-1,4 kg berat jantan umur 2 tahun mencapai 800-900 kg.dan sapi dewasa sampai 100-1100 kg ,kwalitas daging baik dan sangat disukai para petani.

Brahman
Warna kulit  atau keabu abuan berpunuk dan ber gelambir bentuk tubuh kekar,berotot.tahan pada penyakit mulut dan kuku,penyakit cacing dan penyakit parasit lain (caplak,kutu) dan jarang terserang Kembung perut

Brangus
Warna kulit seluruhnya Hitam,berpunuk kecil tidak bertanduk merupakan persilangan Brahman dan Angus,bisa hidup di daerah tropis tahan terhadap Parasit dalam maupun luar,mampu beradaptasi makanan yang jelek ,pertumbuhan berat badan  0,7-0,9 kg hari .

 Brahman
 Brangus
 Charolais
 Simmental
Peranakan Ongole


                                                                                                                            Oleh. Irwanto.
Df.pustaka.Agribisnis sapi pedaging.Drh.harjulihatmono.Msi
PT.dutakarya swasta

Senin, 04 November 2013

PENYAKIT CACING GILIK PADA TERNAK SAPI DAN KERBAU

APA  NEMATODOSIS
Nematodosis adalah penyakit yang disebabkan oleh cacing gilik (Khas Nematoda) didalam saluran pencernakan  cacing ini merampas sari makanan yang diperlukan oleh tubuh ternak (hospes) menghisap darah/cairan tumbuh ternak atau memakan jaringan tubuh ternak.dalam jumlah banyak menyebabkan penyumbatan usus dan menyebabkan terjadinya berbagai macam reaksi tubuh yang diakibatkan oleh toksin yang di hasilkan oleh cacing.

APA PENYEBABNYA
Penyebabnya  Nematoda gastrointestinal(cacing gilik) yang sudah di ketahui sampai sekarang kurang lebih 50 speses diantaranya:
Ascaris Vitulorum  (Cacing gelang)
Oesophagusomium (Cacing bunggkul )
Bunostomum sp (Cacing kait)
Haemonchus contortus (cacing kawat)
Trichostrongylus sp

BAGAIMANA GEJALANYA?
Gejala ternak kena penyakit ini

  • Cacing Gelang     :gejala yang tampak seperti,Diare ,kurus,tercium bau asam butirat,kulit kering dan ternak mati terkena komplikasi.gejala ini menyerang pada anak sapi umur 2-20 minggu
  • cacing bungkul  ; Gejala tidak terlalu jelas,hanya kurus tinja hitam lunak bercampur lendir dan kadang kadang bercampur darah segar.
  • Banastomum sp  : Geja yangb tampak terutama Anemia,kurus kulit kasar kadang ada busung di bawah rahang(bottle jaw)diare berwarna coklat tua.
  • cacing lambung  : gejalanya mirip diatas  tetapi  berhubung cacingnya berada di abomasum ,maka gejala diarejarang terjadi pada infeksi berat akan terjadi konstipasi
HEWAN  APA YANG DAPAT TERSERANG
cacing gilik dapat menyerang berbagai ternak terutama ruminansia (sapi,kerbau,kambing,domba,)padfa jenis tertentu dapat menyerang manusia.dari mulai telur cacing masuk di usus halus kemudian jadi larva dan kembali ke usus halus lamanya 8 hari lalu jadi cacing dewasa dan mengeluarkan telur lewat  dapat  feses

CARA DIAGNOSA

Deaknosa dapat dilakukan dengan pemeriksaan telur cacing pada feses dengan uji Apung dan metoda wiscounsin. untuk mengambil spisemen dapat diambil feses langsung dari rectum dan diawetkan dalam formalin 10 persen.

CARA PENGOBATAN

- Dengan Piperzine (dosis Tunggal)Sapi dan kerbau 275 mg /Kb BB,Kambing  domba 400mg/kg bb
-Levamisol 8 mg/kg bb
-Pyrantel pamoat 5 mg/kg bb







APA ITU TOXOPLASMA

TOXOPLASMA
Penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia
Toxoplasma adalah penyakit yang diakibatkan olekh parasit Toksoplasma gondi,yang dapat ditularkan oleh kucing.namun tak hannya kucing hewan lain juga bisa menularkan toxsoplasma seperti anjing,babi,burung ikan, kelinci kambing dan hewan mamalia lain ,dan bahkan manusia.

BAGAIMANA CARA PENULARAN TOXOPLASMA
Kucing memangsa tikus yang telah terinfeksi toxsolasma ,tinja yang dikeluarkan oleh kucing mengandung oosist(salah satu bentuk toxoplama yang dapat menimbulkan infeksi) Di usus parasit berkembanga biak.telurnya kelua bersama tinja dan sekali keluar bisa juaan.,telur toxoplasma mampu bertahan hidupsetahun di dalam tanah,ji9ka telor tertelan manusia lalu berkembang biak dan masuk jarigan otak,jantung dan otot dan disanalah telor toxoplasma akan berkembang menjadi Kista.
Berdasarkan hasil penelitian ,40 persenwanita hamil menghidap toxoplasma pada awall kehamilan,janinn yang yang dilahirkan akan terinfeksi,dan15 persen mengalami abortus atau kelahiran dini.sebanyak 17 % janin terinfeksi pada trimester pertama ,24%pada Trimester kedua dan 62 %pada trimester ke tiga. pada bayi dapat menyebabkan kelainan pada syaraf,mata,serta kelainan sistemikseperti pucat,kuningdemam pembesaran hati,linpa atau pendarahan.gangguan fungsi sarap serta kejang dan akirnya menimbulkan keterlambatan perkembangan motorik.

PENCEGAHAN TERHADAP TOXOPLASMA
Pencegahan penyebaran toxosoplasma dengan cara:
1.Perempuan hamil tidak disarankan kontak langsung dengan Kucing
2.bersihkan kandang setiap hari
3.sediakan makanan kucing dalam bentuk kering ,kaleng atau dimasak terlebih dulu
4.memasak daging secara masak dan merata.
5.Gunakan sarung tangan saat berkebun.
6.Periksa kesehatan secara rutin pada kucing piaraan.



oleh. irwanto
daf pustaka.RS Hewan Lombok NTB



Selasa, 06 Agustus 2013

Selamat Datang di Blog BPP Batumarta II

Selamat datang di Blog BPP Batumarta Unit II Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatra Selatan.
Blog ini dibuat dengan tujuan untuk berbagi pengalaman dibidang penyuluhan pertanian dalam bentuk artikel dan gambar atau foto.

Personit BPP Batumarta II